Keislaman
Menjadikan nilai-nilai Islam sebagai landasan moral dan etika dalam memberikan pandangan terhadap persoalan masyarakat dan bangsa.
Profil organisasi
Lembaga pemikir dan wadah kolaborasi ulama, intelektual, akademisi, serta profesional untuk memberi arah gagasan bagi kemajuan umat, bangsa, dan negara.
“Menyatukan Gagasan, Menguatkan Arah, Menghadirkan Manfaat”
Tentang MAI
Majelis Arah Indonesia (MAI) adalah lembaga pemikir (think tank) dan wadah kolaborasi ulama, intelektual, akademisi, profesional, serta berbagai elemen masyarakat yang berkomitmen memberikan arah pemikiran, gagasan, kajian, dan rekomendasi kebijakan bagi kemajuan umat, bangsa, dan negara.
MAI lahir dari kesadaran bahwa Indonesia membutuhkan ruang dialog yang mempertemukan nilai-nilai keislaman, keilmuan, kebangsaan, dan kepentingan masyarakat dalam membaca berbagai persoalan strategis nasional.
MAI tidak menempatkan diri sebagai kelompok oposisi maupun pendukung pemerintah. MAI hadir sebagai mitra strategis dan sparing partner pemerintah serta masyarakat, dengan menjalankan fungsi kritis-konstruktif.
Visi
Menghadirkan arah pemikiran, gagasan, dan solusi strategis bagi terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil, maju, bermartabat, dan berkemaslahatan.
Misi
Mengintegrasikan nilai-nilai Islam dan keilmuan dalam membaca serta memberikan solusi terhadap persoalan kebangsaan.
Menghasilkan kajian dan rekomendasi kebijakan yang objektif, berbasis data, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.
Menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan gagasan, masukan, kritik, dan alternatif solusi terhadap berbagai kebijakan publik.
Membangun ruang dialog antara ulama, intelektual, akademisi, pemerintah, dunia usaha, aktivis, media, dan masyarakat.
Memperkuat literasi keumatan dan kebangsaan, khususnya dalam menghadapi dinamika sosial, politik, ekonomi, dan perkembangan teknologi digital.
Mendorong pemberdayaan umat melalui penguatan ekonomi, pendidikan, kewirausahaan, teknologi, dan berbagai sektor strategis lainnya.
Membangun jejaring ulama dan intelektual di seluruh Indonesia sebagai kekuatan pemikiran dan solusi bagi persoalan bangsa.
Menjaga persatuan dan kerukunan bangsa dengan mengedepankan dialog, toleransi, keadilan, dan sikap kritis yang konstruktif.
Nilai-nilai dasar
Menjadikan nilai-nilai Islam sebagai landasan moral dan etika dalam memberikan pandangan terhadap persoalan masyarakat dan bangsa.
Setiap gagasan dan rekomendasi diupayakan berdasarkan kajian, data, metodologi, dan argumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Menempatkan kepentingan bangsa dan negara serta kemaslahatan masyarakat sebagai orientasi utama.
Mengedepankan objektivitas dan keberpihakan kepada kebenaran serta kepentingan masyarakat luas.
Menjaga independensi pemikiran dan tidak terjebak pada kepentingan politik praktis.
Membangun kerja sama dengan berbagai elemen bangsa untuk menghasilkan solusi yang lebih komprehensif.
Mengukur keberhasilan organisasi dari sejauh mana gagasan dan kerja-kerjanya memberikan manfaat nyata bagi umat dan bangsa.